LCAMengajak Masyarakat Memperhatikan Al-Qur'anGENCAR← Kembali ke Program

Data menjadi dasar pelayanan

Sensus Al-Qur'an

Sensus Al-Qur'an adalah kegiatan pendataan kepada setiap muslim dalam komunitas masyarakat berdasarkan struktur pemerintahan, lingkungan pekerjaan, pendidikan, atau lapisan sosial lainnya.

Tujuan Program

Pelayanan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.

Pendataan dilakukan untuk mengetahui tingkat kepemilikan Al-Qur'an, kemampuan dan kebiasaan membaca serta mempelajarinya. Hasilnya menjadi dasar penyusunan kegiatan mental spiritual yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

01

Koordinasi dengan pemerintah dan tokoh setempat

02

Pendataan langsung kepada keluarga muslim

03

Pengolahan data sebagai dasar program lanjutan

Mengapa Sensus Diperlukan?

Program yang tepat harus berangkat dari data, bukan perkiraan.

Sensus membantu masyarakat dan pemangku kepentingan melihat kondisi Al-Qur'an secara nyata di tingkat keluarga.

01

Apakah setiap muslim memiliki Al-Qur'an?

Data kepemilikan menjadi dasar penyaluran wakaf mushaf agar tepat sasaran.

02

Apakah setiap muslim mampu membacanya?

Tingkat kemampuan baca menentukan bentuk dan metode pendidikan yang dibutuhkan.

03

Apakah Al-Qur'an dibaca secara rutin?

Kebiasaan membaca membantu merumuskan pembinaan dan motivasi yang relevan.

04

Apakah setiap muslim hadir dalam majelis ta'lim?

Kesadaran untuk mengamalkan Al-Qur'an hanya bisa dibentuk dengan jalan mempelajari isi kandungan Al-Qur'an.

Data yang Dihimpun

Ringkas, terarah, dan dapat ditindaklanjuti.

Pertanyaan diajukan kepada salah seorang anggota keluarga. Data dicatat berdasarkan pengakuan keluarga sebagai bentuk keterbukaan metode.

Prosedur Terukur

Berjenjang dari legalisasi hingga setiap kepala keluarga.

1

MUI & Kepala Desa

Surat pelaksanaan ditandatangani LCA, MUI, dan pemerintah desa.

2

RW & RT

Permohonan pelaksanaan, data wilayah, dan pemberitahuan kepada warga.

3

DKM & Majelis

Sosialisasi melalui masjid, mimbar Jumat, dan majelis taklim.

4

Setiap KK

Petugas hadir langsung untuk pendataan, motivasi, dan penawaran layanan.

Bukti Efektivitas Lapangan

Studi kasus Sensus Al-Qur'an Cipageran.

Catatan Departemen Sensus sampai Mei 2026 menunjukkan jangkauan terukur pada wilayah yang luas.

Petugas melaksanakan Sensus Al-Qur'an di masyarakat
42hari pelaksanaan
29 RW148 RT terjangkau
33petugas terlibat
6.427KK berhasil disensus
16.568jiwa terdata
1.815KK menerima tafaqur
Biaya kegiatan tercatatRp69.000.000300 kehadiran petugas × Rp230.000

Dengan 6.427 KK tersensus, biaya lapangan setara sekitar Rp10.700 per KK. Angka ini menunjukkan dukungan donatur diubah menjadi jangkauan pelayanan yang luas dan terukur.

Sumber: Presentasi Sosialisasi GENCAR Rancatungku dan Laporan Departemen Sensus Mei 2026. Angka biaya per KK merupakan perhitungan dari data laporan.

Contoh Data Lapangan

Hasil sensus memberi gambaran kebutuhan yang dapat ditindaklanjuti.

Contoh pelaksanaan Juni 2021 di Desa Kertawangi dan Tugumukti menunjukkan bagaimana kunjungan rumah menghasilkan dasar pembinaan yang konkret.

Total dua desa4.838jiwa berhasil terdata
1.888KK menjadi responden
2 desaKertawangi & Tugumukti
404keluarga mengikuti Tafaqur
5 haripelaksanaan lapangan
01
Studi kasus

Desa Kertawangi

1.065 KK2.773 jiwa terdata
Memiliki Al-Qur'an terjemah
1.044 · 38%
Memiliki Al-Qur'an tanpa terjemah
1.796 · 65%
Buta huruf Al-Qur'an
106 jiwa · 4%
Kurang lancar membaca
886 jiwa · 32%
Membaca setiap hari
616 jiwa · 22%
Tidak pernah membaca
391 jiwa · 14%
Tidak pernah hadir majelis
1.177 jiwa · 42%
02
Studi kasus

Desa Tugumukti

823 KK2.065 jiwa terdata
Memiliki Al-Qur'an terjemah
398 · 19%
Memiliki Al-Qur'an tanpa terjemah
1.265 · 61%
Buta huruf Al-Qur'an
119 jiwa · 6%
Kurang lancar membaca
636 jiwa · 31%
Membaca setiap hari
416 jiwa · 20%
Tidak pernah membaca
349 jiwa · 17%
Tidak pernah hadir majelis
624 jiwa · 30%
Kebutuhan yang ditemukan1.747 jiwatercatat buta huruf atau kurang lancar membaca Al-Qur'an.

Data ini membantu LCA mengarahkan pendidikan baca Al-Qur'an, wakaf mushaf, dan pendampingan masyarakat kepada wilayah dan kelompok yang paling membutuhkan. Angka kategori berasal dari responden yang sama dan digunakan sebagai dasar perencanaan, bukan sekadar laporan kegiatan.

Sumber: Laporan Departemen Sensus Juni 2021, data Desa Kertawangi dan Tugumukti. Persentase mengikuti pembulatan dalam laporan asli.

Tidak Berhenti pada Pendataan

Data langsung dihubungkan dengan pelayanan gratis.

01

Wakaf Al-Qur'an

Mushaf diberikan kepada keluarga yang membutuhkan.

02

Guru Ngaji ke Rumah

Pembelajaran disiapkan bagi warga yang ingin mampu membaca Al-Qur'an.

03

Tafaqur (Tabungan Infak untuk Program Al-Qur'an)

Pelayanan kepada masyarakat yang mau menitipkan kewajiban infak, mushaf Al-Qur'an, atau barang kebutuhan yang bermanfaat.

Seluruh bentuk pelayanan LCA kepada masyarakat dalam rangkaian GENCAR diberikan tanpa dipungut biaya.
Mari ambil bagian

Dukung keberlanjutan Sensus Al-Qur'an.

Donasi Anda membantu program Al-Qur'an tetap hadir gratis dan terukur di tengah masyarakat.

Donasi Sekarang →